Sudirman ikut membela merah putih di Rio de Janeiro, Brasil, setelah mendapat wildcard dari Asosiasi Federasi Atletik Internasional (IAAF). Atlet asal Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut akan tampil di nomor 100 meter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain mengidolakan Bolt, Sudirman menyebut peraih enam medali emas Olimpiade tersebut sebagai lawan terberatnya.
Di Olimpiade, Sudirman berharap dapat lari lebih cepat dari 10,41 detik. Itu merupakan waktu yang ia catat di Jawa Tengah Open pada 2015 silam.
"Target bisa lebihi rekor waktu saya nanti di Olimpiade. Saya bakal bertanding secara maksimal. Walaupun saya ikut Olimpiade karena wildcard, tapi saya akan buktikan bahwa saya layak untuk tampil di Brasil," ujar Sudirman.
Perjalanan udara ke Brasil akan menjadi perjalanan terjauh yang pernah Sudirman tempuh selama hidupnya. Kendati begitu, ia sudah memiliki cara tersendiri untuk mempertahankan kebugaran tubuh setibanya di sana.
"Saya pernah ke kejuaraan atletik dunia remaja di Donetsk, Ukraina. Itu perjalanan terjauh saya sebelum ke Brasil ini," katanya.
"Saya khawatirnya kondisi cuaca di Brasil. Itu yang paling perlu diperhatikan. Untuk menjaga kebugaran usai jetlag harus diimbangi dengan istirahat yang cukup." (jun)