Krisis barisan pertahanan itu ditambah cedera yang dialami bek asal Jerman Per Mertesacker. Cederanya Mertesacker membuat Arsenal hanya memiliki dua bek tengah yang senior yakni Laurent Koscielny (Perancis) dan Gabriel Paulista (Brasil).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam video itu tampak Coquelin yang setahun lebih tua dari Wilshere. Wilshere kemudian bertanya kepada Coquelin apa yang telah dilakukannya sepanjang latihan.
Coquelin telah berada di Arsenal sejak di tim junior. Ia dibawa dari klub Perancis Stade Laval pada 2008 silam. Sejak saat itu, Coquelin meniti karier dari tim Arsenal U18 ke U23, hingga akhirnya naik ke tim senior pada musim panas 2011.
Coquelin sendiri tak langsung mendapatkan tempat di tim utama. Ia tercatat dua kali dipinjamkan Arsenal ke klub lain yakni SC Freiburg dan Charlton Athletic.
Setelah kembali lagi ke Arsenal pada musim dingin 2014 silam, Wenger menjadikannya pilihan di posisi inti. Pada musim 2014/15 dia bermain 22 kali (tiga kali dari bangku cadangan), dan musim lalu bermain 26 kali (lima kali dari bangku cadangan) di Liga Inggris.
Sepanjang kariernya, Coquelin belum pernah diplot sebagai bek tengah. Coquelin pernah diplot Wenger sebagai bek kanan ataupun kiri. Untuk bek kanan terakhir kali pada musim 2012/13, sementara bek kiri dilakukannya sekali pada Piala Liga musim 2014/15.
Atau, pernyataan Coquelin dalam video yang diunggah Wilshere sebagai bentuk kritik terhadap Wenger yang juga tak mendatangkan bek tengah tangguh saat Arsenal sedang krisis pertahanan. Sebaliknya, Wenger justru lebih memburu penyerang-penyerang hebat Eropa seperti Jamie Vardy, Gonzalo Higuain, Karim Benzema, dan Alexandre Lacazette.
Tiga nama pertama sudah mustahil didapat, dan tawaran 29 juta poundsterling untuk Lacazette pun telah ditolak Olympique Lyon. (kid)