Pada drama adu penalti, Rafinha jadi satu-satunya eksekutor yang gagal saat ia menjadi eksekutor keempat Munich. Giacomo Bonaventura yang jadi eksekutor kelima pun berhasil memastikan kemenangan ada di tangan 'Rossoneri' lewat tendangan kerasnya yang bersarang di pojok kanan gawang.
Dari jalannya laga, Mbaye Niang membawa Milan unggul saat pertandingan berjalan 23 menit. Niang memanfaatkan keteledoran lini belakang Munich dan berhasil melesat ke depan gawang. Berhadapan satu lawan satu dengan Sven Ulreich, Niang dengan tenang menggelontorkan bola masuk ke gawang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tujuh menit jelang jeda babak pertama, Munich berbalik unggul 2-1 atas Milan. Bek asal Austria, David Alaba melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Donnarumma gagal bereaksi dengan baik dan bola pun meluncur masuk ke dalam gawang.
Pemain pengganti yang masuk di babak kedua, Juraj Kucka membawa Milan unggul dengan gol ketiga di menit ke-61. Kucka melepaskan tembakan dari luar kotak penalti setelah sebelumnya melewati beberapa pemain Munich.
Kemenangan Milan buyar beberapa menit jelang waktu normal usai. Munich mendapat tendangan penalti dan Ribery sukses mengeksekusinya dengan baik. Ribery mengarahkan bola ke kanan dan Donnarumma gagal menjangkau bola meskipun sudah terbang ke arah yang tepat.
Pertandingan pun berlanjut ke babak adu penalti yang pada akhirnya sukses dimenangkan Milan dengan skor 5-3.
Setelah ini, Munich akan menghadapi Inter Milan sedangkan Milan akan berduel dengan Liverpool. (ptr)