Guardiola pun seperti dikutip dari ESPN FC memberi selamat secara khusus kepada timnas Jerman karena memiliki bakat mantan bintang Schalke 04 itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia telah berada di Schalke sejak sembilan tahun--termasuk ketika diambil Bayer Leverkusen selama tiga tahun sebelum kembali lagi ke Schalke.
Kurang dari setahun sejak tanda tangan kontrak profesional pertamanya, Sane pun menarik pemantau-pemantau bakat dari tim-tim elite Eropa.
Musim lalu, Sane menjadi bagian inti dari skuat utama Schalke. Ia bermain sebanyak 42 kali di seluruh laga Schalke dan mencetak sembilan gol dan tujuh assists.
Di Bundesliga musim lalu Sane mencetak delapan gol dan enam assist. Tiga gol di antaranya diciptakan saat Schalke meraih delapan kemenangan dalam 10 pertandingan awal Bundesliga.
Di Timnas Jerman, Sane merasakan debut pada November 2015 lalu. Performa apiknya di Bundesliga pun mengantarnya jadi bagian skuat Jerman dalam Piala Eropa 2016. Namun, Sane hanya dimainkan sekali oleh sang pelatih Joachim Loew. Sane masuk sebagai pemain pengganti ketika dikalahkan tuan rumah, Perancis, 2-0 di partai semifinal.
Jago Gocek
Sane adalah seorang pemain yang bisa memanjakan lini serang Guardiola dengan aksi brilian gocekannya. Musim lalu, dia berada di urutan kelima sebagai pemain yang paling banyak sukses melakukan dribel di Bundesliga. Dia tercatat rata-rata melakukan 2,8 dribel yang sukses per pertandingan.
Sane memberikan opsi tambahan bagi Guardiola dalam mengombinasikan lini serang. Ia memiliki Raheem Sterling dan Jesus Navas yang biasa bermain di sayap kanan. Selain itu, ia pun memiliki Kevin De Bruyne, David Silva, serta Samir Nasri.
Dan, jangan dilupakan pula winger kiri yang bermain apik bersama timnas Spanyol di Piala Eropa 2016, Nolito.
Manchester Tak Asing Bagi Sane
Leroy Sane sebetulnya tak asing dengan aura stadion Etihad, kandang Manchester City. Pada Februari 2015 silam, Sane membela tim Schalke U19 mengikuti kejuaraan Liga Muda UEFA di Etihad. Sayang, Schalke kala itu tersingkir di babak 16 besar setelah melewati babak adu penalti melawan ManCity U19.
Kala itu penyerang muda Nigeria Kelechi Iheanacho menjadi bagian dari skuat tersebut.
(kid)