Stoner meyakini banyak publik mengagumi catatan waktu yang kompetitif saat sesi kualifikasi di tiap seri MotoGP.
"Sistem perangkat elektronik adalah alasan mengapa kita semua bisa melihat catatan waktu di kualifikasi sangat berdekatan. Hal itu mungkin membuat semua berpikir bahwa banyak pebalap yang bisa melaju dengan cepat."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stoner menilai sistem perangkat elektronik mengikis keunggulan dan pertunjukan skill serta kemahiran yang dimiliki tiap pebalap.
"Sistem perangkat elektronik sangat membantu para pebalap yang tak memiliki kontrol bagus terhadap ban depan."
"Ketika tahun 2006 dan 2007, bila seorang pebalap memiliki skill yang lebih hebat, maka ia bisa mengambil sisi luar dan mendahului pebalap di sisi dalamnya," tutur Stoner.
Stoner pun meyakini kemajuan teknologi ini pada akhirnya membawa kesamaan gaya membalap di MotoGP saat ini.
"Tak satupun yang bisa membuat perbedaan saat keluar dari tikungan. Kita semua bisa melihat para pebalap mulai menekan gas di saat yang sama."
"Saat ini, inti dari balapan adalah tentang siapa yang bisa melakukan pengereman lebih lambat di tikungan dan siapa yang lebih berani mengambil risiko untuk itu," ujar Stoner. (ptr)