Kepastian itu seperti diungkapkan Media Officer, Ramli Manong, seperti dikutip dari Antara.
Muchlis dan Maldini resmi meninggalkan Juku Eja usai timnya menghadapi Gresik United dalam laga lanjutan Indonesian Soccer Championship (ISC) 2016 di Stadion Gelora Andi Mattalatta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PSM tak akan diperkuat Muchlis dan Maldini hingga kompetisi ISC berakhir karena mereka harus menjalani masa pelatihan selama tujuh bulan ke depan.
"Kami akan melihat perkembangan kebutuhan di Polri, apakah mereka akan kembali diizinkan untuk kembali memperkuat PSM ketika keduanya resmi menjadi polisi atau wajib membela institusinya," ucap Manong.
Pihak kepolisian sendiri memiliki klub yang juga bertanding di ISC dengan nama tim Bhayangkara Surabaya United. Mereka bisa tampil di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Tanah Air karena melakukan merger dengan Surabaya United.
Sedangkan Maldini dan Muchlis merupakan pesepak bola pertama yang mendaftar menjadi polisi. Sebelumnya, lebih banyak para pesepak bola muda Indonesia memilih bergabung menjadi Tentara Nasional Republik Indonesia.
Sebut saja, Dimas Drajat, Ravi Murdianto, Manahati Lestusen, M Abduh Lestaluhu, dan Ganjar Mukti. Mereka pun kini memperkuat PS TNI di ISC. (bac)