Memo adalah pedayung putra pertama yang dikirimkan Indonesia ke ajang Olimpiade sekaligus menjadi pedayung pertama yang lolos ke fase perempat final tunggal putra.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia sangat berbakat dan cepat beradaptasi dengan gelombang air. Sangat bersemangat menghadapi perempat final sehingga saya berpikir dia bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik,"
"Di balik suksesnya atlet ada tim besar yang buat dia sukses, yaitu pelatih, sports science, dan lain-lain. Ada effort yang luar biasa dari kerja tim, dan ini yang kami bangun," katanya.
Selain Memo, Indonesia juga mengirimkan Dewi Yuliawati yang tampil di tunggal dayung putri.
Saat ini Dewi masih menunggu waktu berlaga di babak repechage yang tertunda akibat angin kencang dan gelombang tinggi di perairan Lagoa, Rio de Janeiro, Minggu (7/8) pagi waktu setempat.
Ini adalah kali pertama cabang olahraga dayung Indonesia tampil kembali di Olimpiade sejak 2004 silam. (jun)