Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Lerkendal, Norwegia, Madrid tampil tanpa dua mega bintang mereka, Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale.
Pelatih Madrid, Zinedine Zidane mempercayakan lini depannya kepada Alvaro Morata, Lucas Vazquez dan Marco Asensio.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tertinggal satu gol, Sevilla dengan sabar menyusun serangan. Pada menit ke-40, Sevilla menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak Franco Vazquez.
Serangan yang terus dilakukan Madrid akhirnya berujung gol di menit ke-93. Ramos membayar kesalahannya dengan tandukan yang berbuah gol. Skor 2-2 memaksa pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu.
Sevilla harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-94. Timothee Kolodziejczak mendapatkan kartu kuning kedua setelah melanggar Vazquez.
Lima menit berselang, Ramos kembali menyarangkan bola ke gawang Sevilla. Namun wasit lebih menganggap Ramos berdiri pada posisi offside.
Gelombang serangan Madrid berujung gelar juara setelah solo run Dani Carvajal membongkar pertahanan Sevilla. Gol yang tercipta pada menit ke-119 itu mengunci titel juara Madrid.
Piala Super Eropa merupakan titel juara kedua yang diraih Madrid bersama Zidane. Musim lalu, di bawah kepelatihan Zidane, Madrid menjuarai Liga Champions. (abm)