Rossi pun mencoba mengomentari trek di Sirkuit Red Bull Ring GP Austria yang kembali dibuka untuk MotoGP 2016 setelah rampung direnovasi pada 2011 silam.
Seperti dilansir dari Crash, Rossi menilai Red Bull Ring bukan sirkuit yang ideal bagi Yamaha. Faktornya, tak lain karena jumlah tikungan yang tidak banyak dan lebih didominasi trek lurus dan notabene bukan keunggulannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terutama saat berada pada tikungan menurun ke kiri, Anda akan mendapati tikungan 5-6-7 dan juga dua tikungan terakhir. Namun, sayangnya tikungannya tak cukup banyak!"
Di atas kertas, Rossi pun mengakui model trek di Austria sangat menguntungkan pebalap tim Ducati. "Balapan selalu berbeda dengan tes, tapi ada dua pabrikan (Ducati) yang lebih cepat daripada kami," ujarnya.
"Kami tahu ini akan sangat berat dengan Ducati, tapi sangat menarik untuk mengerti pula potensi pabrikan Honda. Apakah mereka seperyi kami, lebih baik, atau buruk."
Rossi harus bekerja keras untuk mengejar ketinggalannya dari dua pebalap lainnya, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. Keduanya berada di peringkat dua teratas klasemen paruh pertama musim 2016.
Rossi berjarak 59 poin dari peringkat pertama Marquez dan 11 poin dari rekannya di Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo.
Rossi pun tak ingin berlama-lama menikmati liburannya dan mulai kembali menatap putaran paruh kedua musim 2016. "Liburan yang sangat panjang dan saya terlalu banyak rehat," ucapnya.
"Saya sudah berlibur dan saya ingin melanjutkan latihan. Sekarang, saya ingin kembali berada di jalur yang tepat dan melakukan yang terbaik untuk paruh kedua musim ini," ungkap Rossi.
"Saya sudah melakukan balapan yang bagus jika melihat poin. Beberapa pebalap yang lainnya mungkin lebih cepat, tapi kami membuktikan bahwa kami cepat." (bac)