"Saya adalah manusia normal. Orang mengatakan saya adalah pria yang nakal; saya seperti ini dan itu. Orang-orang penasaran: Bagaimana mungkin ini adalah Zlatan?" kata Ibra seperti dilansir Sky Sports.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ibra membantah anggapan banyak orang yang menganggapnya sebagai sosok yang arogan. Menurutnya, sikapnya selama ini adalah bentuk kepercayaan diri.
Lihat juga:Bale, Pogba, dan Sudut Pandang Mou |
Mantan striker Paris Saint Germain (PSG) dan Inter Milan tersebut menilai, keyakinan dan kepercayaan diri yang melekat kuat dalam dirinya adalah buah dari kerja kerasnya selama ini.
"Saya memiliki keyakinan dan percaya pada diri saya sendiri. Saya memiliki visi dan telah melakukan segalanya. Saya bekerja keras untuk meraih hal itu. Saya tidak percaya hal itu (dianggap) arogan."
Nama Ibra meroket setelah bergabung dengan Ajax Amsterdam medio 2001-2004. Sempat bergabung dengan tiga tim Italia, Juventus, Inter, dan AC Milan dan terakhir berkostum PSG mulai 2012-16.
Selama empat musim bersama PSG, Ibra sukses menyumbangkan 11 titel bergengsi. Namun, ia belum pernah mencicipi trofi Liga Champions dengan klub manapun. (jun)