Ahsan/Hendra memulai laga dengan kurang baik saat mereka langsung tertinggal 1-4 dari Chai/Hong. Meskipun Ahsan/Hendra terus berusaha merapatkan poin, namun mereka tak pernah benar-benar bisa menyamakan kedudukan.
Ahsan/Hendra yang merapat pada skor 9-11 setelah sempat tertinggal empat angka pada saat interval, harus menerima kenyataan pahit ketika mereka harus tertinggal tujuh poin, 10-17.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahsan/Hendra kembali berusaha mengejar dan merapat pada kedudukan 13-18, namun Chai/Hong dengan cepat menutup game pertama dengan kemenangan 21-15.
Keunggulan terus berhasil dijaga Ahsan/Hendra sampai akhirnya Chai/Hong mampu berbalik unggul 16-17.
Ahsan/Hendra sempat memberikan respon dengan langsung menyamakan kedudukan jadi 17-17, tetapi setelah itu Chai/Hong mampu menamatkan perlawanan Ahsan/Hendra dengan skor 21-17.
Dengan kekalahan ini, maka Ahsan/Hendra tersingkir dari Olimpiade. Indonesia pun harus mengubur harapan untuk meraih emas dari nomor ganda putra bulutangkis karena Ahsan/Hendra merupakan satu-satunya wakil Indonesia di Olimpiade ini. (ptr)