Buah bibirnya adalah sosok di bawah mistar gawang. Guardiola memilih kiper Argentina yang selama ini kerap jadi pelapis Joe Hart, Willy Cabalero, sementara Hart justru duduk di bangku cadangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya amat menghormati Joe. Saya tahu betapa bagusnya dia sebagai kiper, tetapi saya memutuskan untuk memilih Willy."
Seperti dikutip Goal, peminggiran Hart itu menambah spekulasi bahwa Guardiola ingin mencari pengganti di bawah mistar gawang ManCity. Belakangan, Mirror menyebut kiper timnas Portugal yang kini memperkuat klub lokal, Sporting Lisbon, Rui Patricio menjadi target.
Juara Piala Eropa 2016 itu diklaim cukup murah untuk keuangan ManCity, dengan perkiraan harga sekitar 45 juta euro.
Menanggapi hal tersebut, mantan penyerang legendaris Inggris yang pernah memperkuat Arsenal, Ian Wright, mengatakan Hart harus berjuang keras untuk menanamkan kesan pada Guardiola.
"Ini tergantung pada Hart sendiri untuk memikirkannya. Setelah dari Piala Eropa, dan beberapa kesalahan fatal, dia harus bangkit, menjadi lebih profesional dan mendorong dirinya lagi," kata Wright.
"Saya pun tak berpikir Cabalerro adalah kiper yang lebih baik dari Joe."
Bukan hanya Hart, Guardiola pun meminggirkan Yaya Toure dan Eliaquim Mangala dari nama skuat intinya menghadapi Sunderland. Namun, serupa alasan meminggirkan Hart, Guardiola tak menjelaskan secara rinci pilihannya tersebut.
(kid)