Namun, ada kisah tersendiri bagi Klopp dalam laga tersebut. Ia merayakan gol keempat Liverpool yang dicetak Sadio Mane dengan begitu gempita.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diakui Kloop dirinya sempat khawatir juga ketika Arsenal bisa mendekati skor timnya. Belakangan Klopp mengakui dirinya sadar telah melakukan hal yang tak patut dan berlebihan.
Setelah gol yang dicetak Mane, Klopp melompat-lompat dan berlari ke pinggir lapangan lalu menggendong sang winger yang berlari menghampiri dirinya.
"Saya memainkan bagian besar dari antusiasme di setengah jam terakhir itu, karena tak benar untuk merayakan gol keempat seperti itu dengan 35 menit tersisa," kata Klopp.
Akibat selebrasi berlebihan itu, ujar Klopp, timnya seolah telah merasa puas dan mematikan mesin. Padahal, lanjutnya, pertandingan belum berakhir.
"Arsenal kalah, tetapi kami memberi mereka jalur untuk kembali dalam pertandingan." kata dia.
"Segalanya belum [usai] sampai dengan peluit akhir. Selama 90 menit iu harusnya selalu mengincar kemenangan."
Dalam laga tersebut, Klopp pun merayakan gol kedua Liverpool yang dicetak Adam Lallana dengan gembira. Dia melayangkan tinjuan ke udara yang kosong. Gerakan itu kemudian membuat kacamata dirinya terjatuh.
"Jika seseorang ingin melihat saya kehilangan kacamata saya, biarkanlah," katanya, "Saya akan mencoba mengatasi ini."
(kid)