Yang pertama adalah saat Bolt merayakan ulang tahun ke-22 di Olimpiade Beijing 2008. Bolt yang baru terkenal tiga bulan sebelum Olimpiade lantaran memecahkan rekor dunia sukses tampil sensasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Empat tahun berselang, di ulang tahunnya yang ke-26 Bolt membuktikan bahwa ia bisa tetap tampil konsisten. Capaian tiga emas kembali diulangi Bolt lantaran nomor 100 meter, 200 meter, dan 4x100 meter masih dikuasai olehnya.
Namun Bolt membuktikan bahwa usia tua, ditambah cedera sebulan jelang Olimpiade, bukanlah halangan. Medali emas nomor lari 100 meter kini sudah menggantung di lehernya. Bolt sendiri mengaku bahwa perayaan ulang tahunnya belum berakhir. Bolt masih mencari kado sempurna untuk ulang tahunnya yang ke-30.
"Saya telah mengatakan pada kalian bahwa saya akan melakukannya (meraih emas)."
"Nantikan dan tunggu, masih ada dua medali yang akan datang," kata Bolt pada BBC dengan penuh optimisme. (ptr)