Baru-baru ini, De Rossi membeberkan pernah menolak godaan klub-klub besar demi bertahan bersama Roma. Sejumlah klub seperti Chelsea, Manchester United dan Real Madrid, disebutnya pernah menggodanya sepanjang karier di sepak bola.
De Rossi pun menegaskan, uang bukan tujuan utamanya selama berkarier sebagai pesepak bola profesional. "Sangat tidak baik bagi para fan meninggalkan klub ini di tahun yang sama," ujarnya seperti dikutip dari Soccerway.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
De Rossi memang dikenal sosok yang cukup keras kepala untuk tetap berupaya keras meraih gelar juara Liga Italia Serie A bersama Roma. "Roma tak banyak memenangkan trofi. Dalam 90 tahun, kami hanya juara tiga kali," terang pemain berusia 33 tahun itu.
"Saya rasa hal yang paling sulit adalah memenangkan sesuatu yang nyaris belum pernah diraih."
Apalagi, menurutnya ini adalah soal gengsi menjadi orang Roma. "Terkadang ketika di sofa saya berpikir: 'Jika saya tak dilahirkan di Roma, saya tak pernah menjad fan Roma. Saya tak merasa ada semacam hutang dan tugas untuk fan, untuk orang-orang kami, kota kami.'" imbuh De Rossi.
Ia juga menganggap suporter Roma bukan sekadar fan baginya. "Anda bisa menjumpai fan di Chelsea, Madrid, dan Manchester United. Tapi di sini, saya memiliki teman. Teman-teman di tribune dan orang-orang yang belum saya kenal. Mereka sama seperti teman karena memikiki hasrat dan keyakinan sama," tegas De Rossi.
"Kami punya sejarah yang sama. Kami menangis di sejumlah pertandingan. Kami bersedih untuk alasan yang sama. Kami berbagi perasaan satu sama lain." (bac)