Namun Ahsan/Hendra secara mengejutkan terhenti di babak penyisihan, Greysia/Nitya tersingkir di perempat final, dan Praveen/Debby sudah kalah lantaran bentrok dengan Tontowi/Liliyana di delapan besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang saya lihat, setelah jadi satu-satunya wakil yang tersisa, saya tak melihat mereka merasa terbebani dengan kondisi yang ada di sekeliling mereka," ujar Rexy dalam pesan singkat kepada CNNIndonesia.com.
"Tim pelatih hanya tetap berikan semangat dan tidak memberikan tekanan kepada mereka."
"Tak ada kata-kata dari tim pelatih yang membuat mereka merasa bahwa mereka jadi satu-satunya wakil yang tersisa," kata Rexy.
Tontowi/Liliyana berhasil jadi juara Olimpiade setelah menaklukkan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, 21-14, 21-12. Dengan hasil ini, tim bulutangkis Indonesia berhasil menyambung kembali tradisi memberikan emas Olimpiade setelah sempat terputus di Olimpiade London empat tahun lalu. (ptr)