Rencananya, pasangan ganda campuran terbaik Tanah Air itu bakal diarak menggunakan bus terbuka keliling Jakarta. Namun, karena Pemprov DKI tak memiliki transportasi jenis tersebut, maka Kemenpora akan meminjam bus penunjang yang dimiliki Pemerintah Kota Bandung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Malam sebelum pertandingan Pak Menpora (Imam Nahrawi) sudah bilang ingin ada prosesi yang meriah (bila Indonesia dapat emas) sebagai wujud apresiasi negara. Kami ingin mereka dibawa dengan bus terbuka dari bandara ke istana. Rutenya masih dibahas," kata Gatot, Kamis (18/8) sore.
"Kami sudah kontak Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) Bandung dan mereka akan lapor ke Walikota Bandung (Ridwan Kamil). Kami juga akan kirim (surat peminjaman bus) hari ini (18/8)," ujar Gatot.
Menpora berharap nantinya para atlet Olimpiade lainnya, baik yang meraih medali ataupun tidak, turut bergabung dalam rombongan.
Sejauh ini Kemenpora sudah menjalin komunikasi dengan pihak Angkasa Pura II untuk membahas teknis penyambutan Owi/Butet di Bandara Soetta.
Rencananya, Kemenpora juga bakal menggelar pertemuan dengan pihak terkait pada Jumat (19/8). Perwakilan Kepala Rumah Tangga Kepresidenan (Karungga), Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Kepolisian, Dispora Bandung, dan Angkasa Pura masuk dalam daftar pihak yang diundang.
"Penyambutan besar-besaran akan kita lakukan sebagai bentuk apresiasi dan momentumnya bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-71, kemarin," ujar Gatot. (jun)