Menurutnya, kemajuan Ducati musim ini bisa menambah panas persaingan MotoGP selain Honda dan Yamaha. Sengitnya persaingan itu pun, ia menambahkan, akan dimulai pada GP Re[ublik Ceko di Sirkuit Brno, Minggu (21/8).
"Sejauh ini mereka (Ducati) bisa membuat kemajuan besar dan saya rasa mereka tidak hanya cepat di (GP) Qatar dan Austria, tapi cepat juga di trek lainnya," ujar Lorenzo seperti dikutip dari Crash.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lorenzo musim depan akan menunggangi Ducati meninggalkan Movistar Yamaha. Menurutnya, kemajuan mesin Desmosedici musim ini akan menjadi prospek bagus baginya musim depan.
Menurutnya, persainga tersebut bakal sangat menarik pada balapan beberapa seri terakhir nanti. Lorenzo pun berharap bisa tetap berada di posisi depan dan terus menambah poin demi poin.
"Pebalap yang mengumpulkan paling banyak poin yang akan memenangkan gelar juara. Tak peduli caranya, tapi juaranya adalah pengumpul poin terbanyak," tutur pebalap asal Spanyol itu.
Meski berjarak 43 poin dari peringkat pertama Marc Marquez dari Repsol Honda, Lorenzo menegaskan peluang masih terbuka.
"Masih ada enam atau mungkin tujuh pebalap dengan peluang memenangkan balapan," ujarnya.
"Kondisi ini akan menciptakan variasi besar dalam perolehan poin dalam beberapa balapan ke depan. Untuk itu, sangat penting untuk tetap meraih poin maksimal hingga akhir kejuaraan."
Pencapaian Lorenzo di posisi ketiga GP Austria juga memberikannya motivasi berlipat pada GP Republik Ceko ini. Pebalap berusia 29 tahun itu pun yakin akan tampil lebih baik lagi di Sirkuit Brno nanti.
"Kini kami berada di trek yang secara sejarah cukup baik bagi Yamaha, apalagi dengan perubahan arah yang merupakan keunggulan saya," tutur Lorenzo.
Kecelakaan yang dialami Marquez pada latihan bebas pertama di GP Austria juga jadi pelajaran berharga Lorenzo. Ia bakal lebih berhati-hati lagi dalam meliuk di tikungan demi tikungan.
"Dengan jenis motor seperti ini di MotoGP, sangat bertenaga dan berat, Anda bisa mudah cedera sehingga harus berhati-hati. Segalanya bisa terjadi terhadap semua pebalap," terang Lorenzo.
"Dalam situasi ini, kondisi ban juga bisa cepat berubah dan mengubah kecepatan secara dramatis. Satu momen Anda bisa mendominasi balapan dan menang, berikutnya Anda bisa berada di posisi kelima." (bac)