Pria berusia 23 tahun itu kehilangan keseimbangan ban depan saat memacu motornya, RC213V, di tikungan 13 sirkuit Brno, Ceko. Dalam tayangan lambat terlihat ia seolah akan tergelincir dengan sudut kemiringan ke permukaan mencapai 67,5 derajat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi, kejadian di Brno, pada sesi latihan sore MotoGP Ceko itu bukan yang pertama dialami Marquez. Dia pun pernah mengalami hal hampir serupa pada sesi latihan di sirkuit yang sama 2014 silam.
"Ketika saya kehilangan [cengkeraman] ban depan, momen yang pertama anda akan berpikir 'wah, bakal jatuh nih'. Karena saya kehilangan [cengkeramannya] cukup cepat. Kemudian anda meilhat anda bisa bangun, bangun, bangun. Dan kemudian anda merasa siku mulai memanas."
Selanjutnya, kata Marquez, dirinya beruntung bisa mengangkat motor sedikit demi sedikit, tetapi roda depan masih tertutup. Jadi saya di sana dengan mendorong lutut ke depan, dan saya masih bisa untuk menyelamatkannya."
Marquez mengatakan dirinya beruntung bisa mengangkat dan selamat dari terjatuh dalam sesi tersebut. Ia tak bisa menjelaskan lebih lanjut alasan dirinya bisa selamat dari insiden tergelincir. Itu, katanya, hanya insting.
"Bagaimana saya melakukannya? Saya tidak tahu. Namun saya harap saya tak akan mengulanginya dalam sesi balap," ujar Marquez.
Marquez sendiri masih memimpin di puncak klasemen pebalap saat ini.Ia unggul 43 poin dari pesaing terdekatnya, Jorge Lorenzo yang berada di posisi kedua. Jelang MotoGP Ceko, Marquez pun berharap timnya bisa mengatasi persoalan penggunaan ban dan akselerasi.
"Anda bisa melihatnya berkali-kali, semua motor Honda [memiliki masalah akselerasi]. Kami harus mengembangkan beberapa area itu," kata Marquez.
[Gambas:Youtube] (kid)