Catatan usia Tontowi dan Liliyana di Rio de Janeiro ini memecahkan rekor peraih medali emas tertua dari Indonesia atas nama Rexy Mainaky. Rexy berusia 28 tahun ketika menyabet medali emas bersama Ricky Soebagdja di Olimpiade Atlanta 1996 silam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tontowi/Liliyana sendiri memang menjadi anti-teori dari para peraih medali emas asal Indonesia yang rata-rata berusia muda saat berjaya.
Taufik Hidayat juga masih berumur 23 tahun ketika mendapat kalungan medali emas di Athena pada tahun 2004 dan Markis Kido/Hendra Setiawan sama-sama berusia 24 tahun ketika jadi yang terbaik di Olimpiade Beijing 2008.
Untuk bisa jadi juara Olimpiade, Tontowi dan Liliyana tentunya tak melalui jalan yang mudah. Mereka berjuang keras guna bisa mempertahankan konsistensi level permainan mereka tetap di atas.
Liliyana bahkan menunjukkan tekadnya untuk tampil dalam kondisi sempurna dengan berlatih lebih keras selama masa persiapan.
"Biasanya saya memberikan toleransi kepada Liliyana dalam porsi latihan karena usianya yang sudah tak muda lagi. Namun dalam persiapan Olimpiade, Liliyana ingin mendapatkan porsi latihan seperti pemain lainnya."
"Semangatnya untuk berlatih benar-benar luar biasa," kata pelatih ganda campuran, Richard Mainaky sebelum Olimpiade berlangsung.
Sama halnya dengan Liliyana, Tontowi juga bekerja keras selama masa persiapan. Hasil buruk dalam dua tahun terakhir benar-benar jadi lecutan semangat bagi dirinya. Saat menuju Olimpiade, terlihat badan Tontowi lebih berotot dibandingkan sebelumnya.
Alhasil, Tontowi/Liliyana pun sukses tampil sempurna di Rio de Janeiro. Mereka meraih gelar juara tanpa kehilangan satu game pun.
(ptr)