Berbeda dengan Rossi yang menggunakan sasis dan swingarm baru, Lorenzo justru menggunakan sasis dan swingarm motor M1 yang lama saat tes di Sirkuit Brno.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Lorenzo membantah anggapan tersebut. Pebalap asal Spanyol itu mengaku lebih suka dengan sasis motor M1 yang lama.
“Saya tidak suka langkah sebelumnya, jadi secara teori langkah lainnya akan sangat buruk buat saya. Bagi Yamaha, sudah tidak ada artinya saya mencoba sasis ini,” sambungnya.
Keputusan Lorenzo tidak mencoba sasis baru bisa diartikan Yamaha sedang membangun motor untuk Rossi, yang masih akan memperkuat tim hingga 2018 bersama Maverick Vinales.
Lorenzo sendiri mengaku mencoba sejumlah perangkat baru, salah satunya ban pengembangan Michelin untuk musim 2017.
“Program saya adalah mencoba banyak hal dan melihat apakah bisa memberi kami keuntungan. Beberapa di antaranya berhasil, dan ada juga yang tidak. Tes berjalan positif, karena kami menemukan sejumlah hal yang bisa membuat kami tampil lebih cepat dan kompetitif,” ucap Lorenzo.
Hasil GP Ceko membuat Lorenzo turun ke posisi tiga klasemen sementara MotoGP 2016 dengan tertinggal 59 poin dari Marquez. (har)