Hal itu diutarakan Ketua Umum PBSI, Gita Wirjawan, kepada para awak media dalam konferensi pers di Pelatnas PBSI Cipayung, Rabu (24/8) siang. Owi/Butet yang mendengatnya pun semringah.
"PBSI sudah menyampaikan akan memberikan hadiah kepada mereka. Kami akan berikan mereka masing-masing minimal Rp1 miliar," kata Gita.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mudah-mudahan ini akan jadi bekal bagi atlet lainnya untuk lebih berprestasi lagi," kata Gita.
Indonesia hanya kalah dari Singapura. Perenang Joseph Schooling mendapat bonus hampir Rp10 miliar dari keberhasilannya meraih medali emas renang 100 meter gaya kupu-kupu.
Itu adalah medali emas pertama Singapura dalam sejarah keikutsertaan mereka di Olimpiade.
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menyumbangkan medali emas tepat pada Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus, dengan mengalahkan pasangan Malaysia Goh Liu Ying/Chan Peng Song di partai final dua game langsung 21-14 21-12.
Ini adalah emas pertama Indonesia dari Olimpiade 2016 dan emas ketujuh bulutangkis sejak cabang olahraga tersebut pertama kali ditandingkan pada Olimpiade 1992.
Kontingen Indonesia pun mendapatkan tambahan dua perak dari cabang olahraga angkat besi melalui Sri Wahyuni Agustiani dan Eko Yuli Irawan.
Raihan satu emas dan dua perak membuat Indonesia berada di peringkat ke-45 pada klasemen akhir Olimpiade 2016.
(vws)