Mick yang saat ini tampil di ajang F4 bersama Prema Powerteam, dikatakan Mantovani, merasakan kehilangan sosok ayah. Mick berharap ayahnya bisa memberikan masukan dan hadir di sirkuit ketika pebalap 17 tahun itu bertanding.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Tentunya dia merasa kehilangan ayahnya saat ini, di atas trek dan kehidupannya. Tapi, ini semua ujian dari Tuhan. Saya yakin dia akan mampu mengatasinya.”
“Saya tahu lebih dari yang bisa saya katakan. Tapi, belakangan saya tidak melakukan kontak. Saya masih berdoa untuk Schumacher,” tegas Mantovani.
Schumacher mengalami kerusakan otak setelah terjatuh ketika bermain ski bersama Mick di pegunungan Alpen pada 29 Desember 2013. Mantan pebalap Ferrari dan Mercedes itu sempat mengalami koma selama enam bulan.
Sejak keluar dari Rumah Sakit CHUV di Lausanne, informasi mengenai kondisi kesehatan Schumacher sangat minim. Manajemen juara dunia F1 tujuh kali itu hampir tidak pernah mengeluarkan pernyataan.
“Schumacher masih jadi pahlawan di Italia. Dia mencintai Ferrari dan kami orang Italia mencintainya,” ucap Mantovani. (har)