Keberhasilan Liliyana mempertahankan level permainan di level elite meskipun banyak terjadi pergantian generasi di negara lain adalah sebuah hal yang dikagumi oleh Jonatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Liliyana sadar bahwa dirinya memiliki tanggung jawab besar namun tak terlihat takut mengemban tanggung jawab tersebut. Karena itu dia tak pernah gentar melawan siapapun," kata Jonatan kepada CNNIndonesia.com.
"Dia bisa menutupi kelemahan yang dimilikinya dengan kelebihan yang ia miliki. Jadi seolah dia tak memiliki kelemahan," tutur Jonatan.
Untuk bisa mencapai level yang ditunjukkan oleh Liliyana selama ini, Jonatan pun menyadari bahwa hal itu tak akan datang dengan otomatis. Liliyana butuh kerja keras dalam latihan sehari-hari.
"Saya melihat dia begitu tanggung jawab dalam latihan. Walaupun usianya sudah tak lagi muda, namun ia tetap mau berlatih keras, terutama dalam persiapan Olimpiade kali ini," ujar Jonatan.
Duet Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil mengakhiri mimpi buruk tim bulutangkis Indonesia di ajang Olimpiade. Emas yang dibawa pulang Tontowi/Liliyana membuat Indonesia kembali melanjutkan tradisi emas di ajang empat tahunan tersebut. (ptr)