"Memang mobil kami hanya kencang di saat kondisi trek lurus. Sedangkan saat kondisi menikung kami kehilangan banyak sekali kecepatan," kata Rio saat ditemui CNNIndonesia.com sebelum berangkat ke Belgia, Sabtu (20/8).
"Kami sangat kekurangan down-force. Dan kami kehilangan banyak sekali waktu di tikungan dibandingkan di trek lurus. "
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rio kemudian menjabarkan detail tidak imbangnya kecepatan yang ia dapatkan di trek lurus jika dibandingkan dengan kehilangan waktu saat membelok.
"Jadi saat keluar dari tikungan pun saya sudah ketinggalan jauh. Sehingga pada saat trek lurus, gap saya dengan pebalap lain sudah sangat jauh."
Rio yang saat ini berstatuskan pebalap cadangan Manor telah berada di Sirkuit Spa, Belgia, bersama tim balap asal Inggris tersebut. Kekurangan dana sponsor hingga tujuh juta euro menyebabkan Rio tidak bisa lagi menjadi pebalap utama. Posisinya digantikan oleh pebalap 19 tahun asal Belgia, Esteban Ocon.
Meski demikian, Rio menegaskan dirinya tidak melepaskan mimpinya untuk terus berkompetisi di ajang balap jet darat tersebut.
"Untuk saat ini, saya masih ingin sekali bisa tampil di F1 karena memang ini cita-cita saya. Dan saat ini, jujur saya masih belum terpikir bisa berlomba di kategori lain," katanya.
"Dan saya masih ingin terus berusaha keras untuk bisa kembali lagi ke F1 secepatnya." (vws)