Verstappen terlibat dalam setidaknya dua insiden di Sirkuit Spa, GP Belgia, Minggu (28/8). Di putaran pertama, denan menggunakan lintasan dalam ia menyeruduk di tikungan hairpin dan berbenturan dengan Sebastian Vettel (Ferrari) sehingga mengalami kerusakan sayap kiri. Sementara Vettel sendiri menabrak rekan setimnya, Kimi Raikkonen, di saat yang bersamaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi saya ia menyegarkan. Ia adalah pemuda yang sangat saya sukai," kata Wolff yang pernah coba merekrut Verstappen pada 2014 silam, seperti dikutip dari Autosport.
Wolff juga menyatakan bahwa kini para pebalap senior akan berpikir ulang jika ingin menyalip Verstappen dan hal itu membuktikan bahwa ia berada di jalur yang tepat.
Meski demikian, Wolff tak sepenuhnya setuju dengan berbagai aksi Verstappen dan menyatakan bahwa sang pebalap Red Bull akan mendapatkan peringatan keras dari senior-seniornya dalam pertemuan pebalap.
"Saya hanya khawatir suatu saat aksinya akan berakhir dengan menabrak pembatas. Ia memang menyegarkan, tapi berbahaya."
Sementara itu, kepala tim Red Bull, Christian Horner, memberikan pembelaan untuk Verstappen dan juga berang karena Wolff turut mengomentari pebalapnya.
"Saya terkejut Toto berkomentar pada sesuatu yang tak ada hubungannya dengan dirinya," tutur Horner. (vws)