Jumlah itu mengalahkan gaji rekan setim Lorenzo di Yamaha, Valentino Rossi, dan pebalap Repsol Honda Marc Marquez. Dikutip dari Total Sportek, Rossi dan Marquez merupakan dua pebalap dengan bayaran terbesar musim ini dengan masing-masing mendapatkan 10 juta dolar AS atau setara Rp131 miliar per tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan gaji Rossi mencapai 13 juta euro per tahun, ketika itu Ducati dikabarkan tidak memiliki dana yang cukup untuk tampil di ajang Superbike. Meski akhirnya Ducati membantah rumor tersebut.
Namun, Ciabatti mengatakan hal itu tidak akan terjadi. Ciabatti memastikan Ducati akan tetap tampil di ajang Superbike musim depan dengan duet pebalap Chaz Davies dan Marco Melandri.
"Untungnya, kami memiliki sponsor dan berada di posisi aman. Kami punya dana terpisah untuk tim Superbike. Dengan Aruba (sponsor tim), kami punya sponsor kuat di Superbike," ujar Ciabatti seperti dikutip dari Speedweek.
"Memang tidak mudah mencari uang untuk proyek seperti itu, tapi sepertinya kami dalam posisi yang beruntung karena kami punya dana yang cukup," sambungnya.
Lorenzo akan berduet dengan Andrea Dovizioso di tim Ducati musim depan. Sementara Andrea Iannone dilepas ke Suzuki sebagai pengganti Maverick Vinales yang hengkang ke Movistar Yamaha. (har)