Benteke menyoroti pergantian posisi manajer di Liverpool sebagai sebab dirinya sulit bersinar. Brendan Rodgers yang masih bertugas di awal musim dipecat oleh Liverpool dan posisinya diisi oleh Juergen Klopp beberapa pekan setelah Liga Inggris berjalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tak cocok dengan sistem taktik yang dimainkan oleh Klopp. Sulit bagi saya dari segi kondisi mental untuk memenangkan pertarungan meraih posisi inti yang memang sulit saya menangkan," tutur Benteke seperti dikutip dari Goal.
"Saya juga tak boleh begitu saja mencari alasan. Seharusnya saya bisa tampil lebih baik dalam sejumlah menit bermain yang diberikan kepada saya."
"Ketika saya tak cocok dengan sistem permainannya, maka saya seharusnya bisa mencari solusi.Hal seperti itu terjadi dalam karier seorang pemain dan saya tak memiliki penyesalan," ucap striker asal Belgia ini.
Liverpool sendiri terbilang cukup beruntung lantaran 'hanya' rugi lima juta poundsterling saaat melepas Benteke ke Palace. Di Palace, Benteke berharap dirinya bisa kembali meroket.
"Impian saya tentu saja kembali bermain di klub besar Eropa namun bukan berarti saya pergi ke Palace dengan tujuan tampil bagus dan selekasnya pergi dalam satu musim ke depan."
"Palace bukan satu-satunya pilihan yang saya ambil karena saya bisa pergi ke klub lainnya. Namun di usia 25 tahun, penting bagi saya untuk terus bermain dan mendapatkan kepercayaan diri," ujar Benteke. (ptr)