Ia mengatakan membangun lapangan sepak bola baru adalah salah satu upaya untuk meningkatkan sarana dan pra-sarana dunia sepak bola Indonesia, mengingat saat ini Indonesia hanya memiliki satu stadion sepak bola bertaraf internasional yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Edy pun ingin melahirkan 50 juta atlet sepak bola di masa mendatang. "Ada 250 juta jiwa rakyat Indonesia. Katakanlah ada 120 juta laki-laki yang ada di Indonesia. Dari jumlah itu, 70 sampai 80 jutanya adalah usia yang siap untuk jadi atlet bola."
Sampai saat ini, Edy merupakan satu-satunya calon yang secara terang-terangan berkampanye menjadi Ketum PSSI. Hari ini (31/8), ia akan mendaftarkan diri menjadi Ketum.
"Bola kaki ini perlu kesetiaan, perlu kemurnian, perlu cinta dan kasih karena di dalamnya ada insting. Tak bisa diganggu dengan hal-hal negatif. Siapapun calon ketua di sini, silahkan bebas pilih."
"Kembalikan ini bola kaki ke relnya. Kita perlu komitmen," ujat Edy.
Kongres pemilihan Ketua dan Komite Eksekutif PSSI akan digelar pada 17 Oktober mendatang di Makassar. (vws)