Mengacu pada hasil di GP Belgia pekan lalu, Lewis Hamilton yang bisa naik podium meski memulai start dari grid ke-21 pun membuat tim Mercedes favorit untuk berlaga di Monza.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hamilton sendiri selalu menang di Italia dalam tiga dari empat grand prix terakhir di Monza. Tahun lalu, Hamilton pun berhasil berdiri di podium pertama disusul pebalap Ferrari Sebastian Vettel di tempat kedua.
Namun dalam sesi balap di Monza akhir pekan nanti jangan lupakan tim lokal Italia, Scuderia Ferrari yang tentu tak ingin malu di rumah sendiri. Di GP Belgia, dua pebalap Ferrari, Vettel dan Kimi Raikkonen, tak bisa finis lima besar.
Vettel dan Raikkonen bahkan harus tercecer di awal balap karena mobil mereka bersentuhan dengan pebalap Red Bull Max Verstappen.
Ferrari mungkin tim lokal yang senantiasa membawa harum nama bangsa Romawi tersebut, karena pebalap-pebalap lokal kurang memiliki taji di balap F1. Terakhir kali pebalap Italia berjaya di sirkuit Monza adalah Ludovico Scarfiotti pada 1966 silam.
Namun, kejayaan Ferrari yang memiliki kemenangan terbanyak di Monza pun dipertanyakan sepanjang dekade ini. Terakhir kali pebalap Ferrari berhasil menang di Monza adalah Fernando Alonso. Pebalap yang kini membela tim McLaren itu menduduki podium pertama GP Italia saat membela Ferrari pada 2010 silam.
(kid)