"Yamaha memperlakukan saya dengan baik. Mereka adil terhadap setiap pebalap, memberikan motor yang sama. Di periode pertama saya bersama Valentino (Rossi), (Ben) Spies), dan sekarang kembali bersama Rossi. Yamaha tim bagus dan profesional," ujar Lorenzo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang akan paling saya rindukan? Mudah-mudahan bukan motor Yamaha, karena itu sangat penting. Tapi, mungkin motor yang akan saya rindukan. Yamaha selalu punya motor yang hebat, motor pemenang," ucap Lorenzo.
"Saya mengambil keputusan untuk mencari tantangan baru, saya menerimnya. Sekarang waktu yang tepat, karena Ducati memiliki motor yang bagus dan di sana ada Luigi Dall'Igna (direktur pelaksana Ducati)," ujar Lorenzo.
Lorenzo telah menunjuk Cristian Gabbarini sebagai manajer timnya di Ducati musim depan. Gabbarini adalah tokoh di balik sukses Casey Stoner merebut dua gelar juara dunia MotoGP bersama Ducati dan Repsol Honda.
"Soal Gabbarini, saya tidak bisa berbicara banyak soal Ducati saat ini, karena saya ingin menghormati Yamaha. Yang pasti, semua keputusan yang diambil Ducati sudah dikomunikasikan dengan saya," ucap Lorenzo. (har)