"Saya sedikit bingung dengan cara main Malaysia yang sangat kasar untuk pertandingan persahabatan. Mereka melanggar Andik (Vermansyah) tiga atau empat kali," kata Riedl usai pertandingan di Stadion Manahan, Solo, Selasa (6/9) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menilai anak asuhnya layak menang atas Malaysia malam ini karena sudah bermain sekuat tenaga.
"Semua berjalan sesuai lebih harapan," ujar Riedl.
Semua gol tercipta di babak pertama. Mengandalkan duet Boaz-Irfan, timnas memang menekan sejak awal. Permainan menekan dengan tempo cepat dan bola pendek ini menurut Riedl terbukti efektif.
Malaysia yang kewalahan mulai bermain kasar dan malah justru tak bisa mengontrol pertandingan hingga kecolongan tiga gol.
Pada babak kedua, permainan tim merah putih mulai terbaca dan bisa diimbangi lawan. Namun Malaysia tak bisa menciptakan gol dan mengubah ketertinggalan mereka sampai peluit panjang berbunyi. (sur)