"Mengenai nomor saya (46), saya berpikir, kesan pertama saya adalah saya tidak ingin nomor 46 dipensiunkan. Saya lebih suka nomor itu tetap digunakan, dan jika pebalap lainnya ingin menggunakannya, mereka bisa melakukannya," ujar Rossi dikutip dari Crash.net.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rossi kemudian mengungkapkan dukungannya untuk keluarga Simoncelli, yang menerima tawaran nomor 58 dipensiunkan dari ajang balap motor Grand Prix.
"Apa yang dilakukan keluarga Simoncelli, terutama Paolo, setelah 2011 sangat spesial dan saya selalu berusaha membantu mereka. Paolo punya ide membangun rumah sakit ini sejak lama. Jadi, saya senang rumah sakit itu mulai dibangun," ucap Rossi.
Simoncelli meninggal setelah mengalami kecelakaan di GP Malaysia, 23 Oktober 2011. Saat itu Simoncelli terjatuh dan terlibat dalam kecelakaan fatal, termasuk melibatkan Rossi dan Colin Edwards, saat balapan baru berjalan dua lap. GP Malaysia pun akhirnya dihentikan.
Nomor 58 sendiri masih bisa digunakan pebalap lain atas seizin keluarga Simoncelli. (har)