Pedrosa untuk kali pertama musim ini menjadi juara dengan memenangi GP San Marino. Padahal ia start di posisi delapan. Dengan agresif Pedrosa menyalip para pebalap di depannya, termasuk melewati Marquez di tikungan 14 putaran ke-14.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya memulainya dengan keinginan hebat untuk menang dan saya juga merasa kuat, saya mampu menipiskan jarak hanya dalam beberapa putaran pertama, serta mendekati Valentino (Rossi) dan Jorge (Lorenzo)."
Pada balapan yang berlangsung di suhu panas dengan suhu lintasan mencapai 43-44 derajat celcius, Marquez pada awalnya diperkirakan bisa tampil mengigit jelang balapan berakhir ketika ban pebalap lainnya aus.
Akan tetapi, Pedrosa yang memakai ban depan tipe lunak justru meluncur dengan nyaman untuk memenangi seri ke-13 MotoGP 2016 tersebut. Mengetahui hal itu, Marquez pun memilih mencari aman demi mengamankan posisi puncak di klasemen sementara.
"Ketika Dani melewati saya, saya coba untuk mengikutinya, tapi saya lebih berpeluang terjatuh ketimbang finis di podium jika memaksakan diri. Jadi saya berkonsentrasi menyelesaikan balapan."
Strategi Marquez pun terbukti ampuh. Dengan Rossi yang menduduki podium dua sementara Marquez finis keempat, Rossi hanya memangkas selisih tujuh poin dari Marquez. Marquez kini mengoleksi 223 poin dan unggul hingga 43 poin dari Rossi di tempat kedua.
Balapan MotoGP2016 sendiri tinggal menyisakan lima seri.
(vws)