Conte juga memuji kesabaran Costa dalam menghadapi provokasi serta tekel-tekel keras yang "berlangsung sejak menit pertama hingga akhir pertandingan."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Liberty tersebut, Costa mencetak dua gol pada menit ke-18 dan 81. Sementara itu Swansea City sempat unggul berkat gol Gylfii Sigurdsson dari titik penalti pada menit ke-59 dan Leroy Fer pada menit ke-62.
Conte kemudian meminta agar wasit lebih memberikan perlindungan bagi bombernya itu.
"Diego adalah pemain dengan gairah yang sangat besar sehingga mereka coba memprovokasinya. Tapi ini sepak bola, dan hal ini terjadi bukan hanya di Inggris, dan bukan hanya pada Diego. Namun saya pikir wasit harus mengizinkan Costa memainkan sepak bola miliknya."
Bukan hanya Conte yang menganggap Costa punya sikap yang layak diberikan pujian.
"Costa adalah seorang juara. Ia adalah penyerang yang kuat, dan ia adalah petarung," kata manajer asal Italia itu. "Ia adalah salah satu penyerang terbaik di dunia."
"Ia bukan hanya pemain yang bagus dengan kakinya, atau mencetak gol, tapi karena ia bisa melawan tiga atau empat pemain belakang sendirian." (vws)