Marquez yang berada beberapa meter di belakang Lorenzo dan Rossi ketika manuver itu terjadi, mengungkapkan pendapatnya. Pebalap asal Spanyol itu menganggap manuver Rossi untuk menyalip Lorenzo terbilang agresif, namun hal itu biasa terjadi dalam balapan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marquez yang finis di posisi keempat pada GP San Marino, bisa memahami manuver yang dilakukan Rossi. Pasalnya, pengoleksi tujuh gelar juara dunia kelas primer Grand Prix itu sedang tampil di depan puluhan ribu pendukungnya sendiri di Sirkuit Misano.
"Gerakan Rossi agresif, berada di batas, tapi gerakan itu tidak masalah," sambung pemuncak klasemen sementara MotoGP 2016 tersebut.
Usai konferensi pers, Lorenzo menganggap Rossi tidak menghormatinya karena memotong ucapannya ketika ditanya media. Sementara Rossi mengaku sengaja memotong ucapan Lorenzo karena tidak ingin dituding sebagai pebalap kotor.
"Saya tidak akan membiarkan Lorenzo mengatakan kalau saya pebalap yang kotor ketika berusaha menyalip, karena itu tidak benar. Dia juga agresif ketika menyalip saya," ucap Rossi. (har)