"Di bawah Mourinho, orang-orang membenci kami ketika kami keluar ke lapangan," kata Pepe kepada Cadena Ser, seperti dikutip dari ESPN FC. "Hal itu berlangsung tiga tahun dan kami bersyukur hal itu cepat berlalu."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini berbeda ketika Ancelotti melatih. Pepe justru menjadi salah satu pemain yang paling jarang mendapatkan kartu, atau melakukan pelanggaran.
Kini di bawah Zinedine Zidane, pelatih baru Madrid yang telah membawa mereka memenangi Liga Champions musim lalu, Pepe pun merasakan ada perbedaan dalam melatih. Tapi ia menolak untuk menyebut salah satunya sebagai pelatih baik dan satunya buruk.
"Zidane baru saja memulai kariernya sebagai pelatih musim lalu sehingga Anda tentu tak bisa membandingkan mereka dari pengalamannya," kata pemain 33 tahun itu.
"Namun, Zidane pernah menjadi pemain dan sangat mengerti yang dibutuhkan para pemainnya. Ia tahu cara berpikir kami," ujar Pepe. (vws)