Dalam pandangan Mamola, yang dilakukan Rossi masih dalam koridor kewajaran dan tak masuk kategori pelanggaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bila Lorenzo menganggap bahwa aksi Rossi terlalu agresif, maka itu berarti Dani Pedrosa melakukan hal yang sama saat mendahului Rossi," ucap Mamola dalam kolom-nya di Motorsport.
"Dengan demikian, bila dua pebalap ada di momen yang sama, maka mereka akan memanfaatkan peluang sekecil mungkin untuk bisa mendahului lawannya," tutur Mamola.
Tetapi Mamola tetap mengingatkan ada batas antara agresif untuk memburu kemenangan dengan agresif yang berujung blunder atau kesalahan.
"Pebalap bisa tampil agresif namun bukan berarti mereka juga bisa melakukan hal bodoh yang merugikan pebalap lain."
"Contohnya di GP Argentina saat Andrea Iannone melakukan kesalahan besar dan ikut membawa Andrea Dovizioso jatuh bersamanya," ucap Mamola. (ptr)