Performa gemilang Mahrez ini seolah jadi jawaban atas penampilannya yang kurang impresif di awal musim ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya suka dengan penampilannya dan ia sudah bekerja keras untuk itu," tutur Ranieri seperti dikutip dari The Guardian.
"Bila ia gagal mencetak gol, maka saya akan mencekik lehernya," ucap Ranieri bergurau.
"Saya coba mengatakan agar Slimani jadi eksekutor karena ia punya catatan bagus. Namun Mahrez bersedia mengambil tanggung jawab itu dan akhirnya mencetak gol," katanya menambahkan.
Meskipun menang besar di laga perdana, Ranieri coba meredam timnya agar tak terlalu puas dengan hasil di markas Brugge.
"Kami baru memainkan laga pertama dan masih ada lima partai tersisa. Kami baru saja mendapatkan kepercayaan diri namun kami harus tetap tenang," ucap Ranieri.
Mahrez sendiri bertekad untuk bisa melanjutkan penampilan gemilangnya di Liga Champions saat berlaga di Liga Inggris. Leicester saat ini baru mengoleksi empat poin dari empat pekan awal Liga Inggris.
"Kami sukses mencatat start bagus di Liga Champions. Namun mesti diingat masih ada laga berat menanti kami di akhir pekan ini," tutur Mahrez. (ptr)