Berkat kecepatannya itu, banyak fan Arsenal yang mengusulkan agar dirinya adu cepat dengan Usain Bolt, manusia tercepat di dunia.
Yang menarik, Bellerin dengan santai mengatakan usulan tersebut harusnya ditanyakan kepada Bolt. Pemain berusia 21 tahun itu lebih memilih menunggu tantangan dari sprinter asal Jamaika tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bahkan lebih dahulu menantangnya beberapa waktu lalu dan ia mengatakan mungkin setelah Rio (Olimpiade)."
Bolt kembali menyabet emas cabang sprinter di tiga nomor, yakni 100 meter, 200 meter, dan estafet 4x100 meter di Rio de Janeiro, Agustus 2016.
"Jadi, sekarang saya hanya menunggu (jawaban Bolt) sekarang, butuh mendorongnya juga," tutur Bellerin.
Terbaru, Bellerin disebut-sebut baru saja mencatatkan rekor fantastis lari 40 meter dalam waktu 4,42 detik. Catatan waktu tersebut dipercaya mengalahkan rekor Bolt di jarak yang sama dengan waktu 4,64 detik.
Pada 2015, Bellerin juga telah mengalahkan rekor Theo Walcott di lari sprint 40 meter.
Jika Bellerin optimistis mengalahkan Bolt, lain halnya dengan sang manajer tim Arsene Wenger.
Tak bermaksud merendahkan kemampuan pemainnya itu di lapangan, Wenger justru pesimistis Bellerin bisa mengalahkan Bolt.
"Saya rasa itu terlalu berambisi," ungkap Wenger seperti dikutip Goal. "Saya pikir ia (Bolt) terlalu cepat untuk Hector (Bellerin)." (ptr)