Rekor itu adalah jumlah kemenangan beruntun terbanyak dalam sejarah La Liga. Guardiola melakukannya ketika masih menjadi pelatih Barcelona pada 2011 silam, tepatnya setelah menekuk Atletico Madrid 3-0 pada 5 Februari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah kalah dari Atletico Madrid di Santiago Bernabeu, Madrid mulai mengoleksi berbagai kemenangan dengan margin selisih gol yang besar. Bahkan, rataan gol Madrid jelang musim berakhir mencapai tiga gol per pertandingan.
Meski tak banyak berbelanja di bursa transfer musim panas, Madrid mampu mempertahankan catatan kemenangan itu di awal musim 2016/2017 dengan menekuk Real Sociedad, Celta Vigo, dan Osasuna. Ini berarti mereka telah mengantongi 15 kemenangan beruntun.
Zidane sendiri berpeluang besar menyamai rekor Guardiola mengingat Madrid punya rekam jejak yang bagus di markas Espanyol. Dalam 10 kali kunjungan, Madrid hanya kalah satu kali dan imbang satu kali, serta membawa pulang tiga poin pada delapan kesempatan.
(vws)