Rooney sendiri ditempatkan sebagai gelandang serang, tepatnya di belakang Zlatan Ibrahimovic. Anthony Martial dan Marcus Rashford di kedua sayap, sementara di lini tengah Paul Pogba berduet dengan Marouane Fellaini. Tapi Rooney terlihat kebingungan dan tak bisa menjalankan tugasnya sebagai penghubung dari lini tengah ke lini depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu data lain yang menyokong hal ini, seperti dikutip dari Mirror, adalah kualitas umpan Rooney. Meski menempati posisi sebagai penyerang kedua, hanya enam umpan akurat Rooney yang diarahkannya ke depan. Total 12 umpan akurat Rooney lainnya diarahkan ke samping, dan 15 ke belakang.
Buruknya catatan Rooney juga terlihat dari tembakannya. Sepanjang pertandingan, Rooney hanya mencatatkan satu kali tembakan -- yang berakhir tidak tepat sasaran. Ia juga tak pernah menggiring bola melewati lawan.
Satu aspek permainan Rooney lainnya yang bisa dinilai buruk adalah soal pertahanan. Ia tak mencatatkan satu pun tekel dan hanya berkontribusi melalui satu intersepsi, satu blok, dan juga melakukan satu kali pelanggaran.
(ptr)