"Saya tidak berpikir play-off yang terlalu mengada-ada. Saya pada dasarnya sangat terbuka untuk perubahan aturan," kata Tuchel seperti dikutip dari Goal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dortmund pernah menyalip dominasi Munich saat menjadi juara pada musim 200/11 dan 2011/12 bersama Juergen Klopp. Selain itu, Wolfsburg dan Stutgart juga bisa menyalip dominasi Munich walau hanya semusim.
Di tempat kedua adalah Hertha Berlin. Meski sama memiliki kemenangan sempurna dalam tiga pekan, Berlin kalah selisih gol dari Munich.
Sementara Dortmund saat ini berada di peringkat kelima setelah mengoleksi dua kemenangan dan satu kekalahan.
Wacana tentang babak play-off untuk mencari juara Bundesliga itu kali pertama dilontarkan mantan presiden Liga Sepak Bola Jerman (DFL) yang kini menjabat kepala eksekutif Bayer Leverkusen, Wolfgang Holzhauser.
Kepada majalah olahraga Jerman, Kicker, seperti dikutip dari Euro Sport, Holzhauser mengatakan penerapan babak play-off itu lebih relevan dibandingkan sistem peringkat yang dipakai saat ini.
Ia melontarkan ide itu setelah melihat sistem kompetisi yang dianut dalam olahraga permainan di Amerika Serikat. Di 'Negeri Paman Sam' itu semua kompetisi olahraga permainan ditentukan pemenangnya lewat babak play-off, termasuk kompetisi sepak bola (MLS).
Ada 12 tim yang bermain di kompetisi reguler MLS dan empat teratas kemudian akan bermain di babak play-off untuk merebut trofi juara.
"Ini juga menjadi banyak pertimbangan banyak orang [di Jerman untuk Bundesliga]. Tak bagus ketika kamu sudah tahu siapa yang akan menjadi juara ketika Oktober [atau sekitar tujuh bulan jalannya kompetisi tersisa]," kata Holzhauser. (kid/jun)