Klub sempat memberikan pengumuman dan keterangan mengenai alasan pemecatan Ayestaran dari kursi pelatih Kelelawar Mestalla tersebut, Selasa (21/9).
Pihaknya menerangkan, keputusan ini diambil berdasarkan hasil analisis terhadap situasi dan hasil musim ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya percaya dengan diri saya, saya punya keyakinan total untuk melupakan situasi ini. Keputusan untuk memecat saya sangat tidak adil," tutur Ayestaran seperti dikutip Goal.
"Saya merasa cukup kuat untuk mengendalikan situasi ini, tapi klub tidak mempertimbangkan kasus imi dan harus dihargai. Mereka akan memiliki alasannya.
"Saya amat kecewa, saya harus menganalisis apa kesalahan-kesalahan saya sehingga tak diulangi mereka," ucapnya.
"Saya ingin berterimakasih kepada semuanya. Ini merupakan pengalaman luar biasa meski singkat."
"Amat disayangkan pula kami tidak meraih target yang sudah kami tekankan."
Manajemen memecat Ayestaran setelah pelatih berkepala pelontos itu tak mampu mengeluarkan timnya dari empat kekalahan beruntun di La Liga Spanyol musim ini.
(kid)