Dalam perlombaan yang berlangsung di Stadion Pakansari Cibinong, itu Rini melewati garis finis lebih dulu dengan catatan waktu 17:01:60. Sementara Triyaningsih yang juga membela DKI Jakarta meraih medali perak dengan catatan waktu 17:10:48.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika memasuki empat putaran menjelang finis, Rini berhasil menyalip Triyaningsih dan berada di depan hingga garis finis.
"Sebenarnya rasanya biasa-biasa saja karena kami tampil tidak terlalu cepat dan selisihnya tidak terlalu jauh. Memang ini pertama kali bagi saya berada di depan Triyaningsih," katanya.
Ia mengakui, sebenarnya dirinya turun pada nomor lari 5.000 meter putri ini hanya sebagai pendamping Triyaningsih.
"Spesialisasi saya justru di nomor lari 3.000 meter halang rintang. Tetapi syukur bisa menjadi yang terbaik di nomor 5.000 meter," katanya.
Ketika ditanya sebenarnya target pada pesta olahraga multieven empat tahunan di Jawa Barat ini, dia mengatakan, dirinya berharap bisa mempertahankan tiga medali emas seperti yang diraih pada pesta olahraga empat tahunan di Riau 2012.
Berdasarkan data PON XIX/2016 yang tercantum pada jadwal yang dikeluarkan panitia, Triyaningsih masih akan turun pada dua nomor lagi yaitu lari 10 ribu meter putri dan maraton (42,195 kilometer).
(antara/kid)