Bila dipukul rata-rata tiap serinya, Rossi baru bisa jadi juara andai ia terus finis di peringkat pertama pada empat seri terakhir. Namun hal itu belum cukup bila tak 'didukung' oleh Marquez yang harus duduk di posisi kelima.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hitungan matematika ini tentunya tak akan mudah terwujud bila melihat grafik performa Marquez musim ini. Dari 14 seri yang telah berlangsung, Marquez hanya sekali finis di luar posisi lima besar, yaitu pada GP Perancis (posisi 13), dan sekali finis di peringkat kelima yaitu di GP Austria. Selebihnya, Marquez lebih sering merasakan podium.
Namun sejauh ini, Marquez jadi satu-satunya pebalap di lima besar yang belum pernah gagal mendapatkan poin di seri MotoGP musim ini.
Bila Marquez mampu jadi juara musim ini, maka itu merupakan gelar juara dunia ketiga MotoGP sepanjang kariernya. Sementara itu bagi Rossi, ia harus kembali menelan pil pahit kegagalan jadi juara MotoGP/500cc untuk kedelapan kalinya. (ptr)