Saat ini Dadan masih harus istirahat dan menunggu diagnosis dokter, sambil berharap tidak mengalami efek samping dari cedera tersebut.
"Dia sempat muntah-muntah, itu yang membuat saya khawatir. Semoga lekas sembuh," kata ketua KONI DKI Jakarta, Raja Sapta Ervian, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (26/9) pagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami juga akan bersurat kepada Menpora (Imam Nahrawi). Yang penting, kami harapkan dari Pak Menteri agar dapat melihat lagi persoalan yang ada di PON 2016 dan ditindak tegas."
Berdasarkan rilis yang diterima CNNIndonesia.com dari Humas Kontingen DKI Jakarta, rekan setim Dadan, Bayu Rahmat, terlebih dahulu dipukul Jeffry dengan stik di bagian perut tanpa sebab yang jelas. Dadan yang hendak menghampiri Bayu pun kena pukul Jeffry.
Pertandingan sempat dihentikan sementara dan Dadan langsung dibawa tim medis ke RSUD Soreang. Dari RSUD Soreang, Dadan dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung untuk menjalani MRI (Magnetic Resonance Imaging).
Dadan sempat kembali ke hotel setelah mendapat hasil tes MRI. Namun karena kondisinya memburuk, tim medis KONI DKI Jakarta merujuknya ke Rumah Sakit Borromeus.