Bukan hanya mengamankan tiga poin, Atletico juga mempertahankan catatan main di kandang yang mencengangkan. Dari 18 pertandingan di Vincente Calderon ketika menjalani Liga Champions, seperti dicatatkan Bleacher Report, Atletico hanya kebobolan empat kali. Artinya, Los Rojiblancos punya rataan kemasukan satu gol setiap 405 menit.
Catatan ini terjadi di bawah kepemimpinan pelatih Diego Simeone yang memang terkenal dengan sistem pressing dan lini pertahanan yang kokoh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menghadapi Munich, Atletico pun kembali menampilkan permainan yang sama. Mereka hanya memiliki penguasaan bola 40 persen, tapi mampu mencatatkan jumlah tembakan yang hampir serupa dengan Munich.
Hasil ini pun membuat pelatih Carlo Ancelotti memperpanjang rekam jejak buruknya melawan Atletico milik Simeone. Dari 13 pertandingan sebelumnya ketika masih menjadi pelatih Real Madrid, ia hanya menang empat kali, imbang empat kali, dan menelan lima kekalahan.
Beruntung bagi Ancelotti, salah satu kemenangannya lawan Atletico terjadi di final Liga Champions 2014.
Seusai pertandingan, ketika ditanyai The Guardian soal permainan Atletico, Ancelotti mengatakan tak ada yang benar-benar berbeda dari kesebelasan yang sebelumnya pernah ia hadapi tersebut.
"Saya melihat tim yang sama seperti sebelumnya. Beberapa pemain telah berganti, tapi gaya mereka tetap sama," kata pelatih asal Italia itu.
Meski dengan gaya permainan Atletico yang tak berubah, Ancelotti belum punya cara untuk membongkar lini pertahanan mereka secara efektif. (vws)