Situasi di Madrid kemudian mendadak berubah drastis sejak Casemiro mengalami cedera dan ditarik keluar di menit ke-19 pada laga lawan Espanyol, 18 September lalu. Meski di laga itu, Madrid sukses menang 2-0 atas Espanyol, namun setelah itu Madrid tak lagi berdaya tanpa Casemiro.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam tiga laga tersebut, Madrid kebobolan lima gol dan tak berhasil melewati satu laga pun tanpa kebobolan.
Dikutip dari AS, tanpa adanya Casemiro, Madrid kalah dalam dominasi permainan lawan Dortmund di laga Liga Champions tengah pekan ini.
Dortmund mampu melepaskan 20 tembakan, 10 di antaranya tepat sasaran. Jumlah ini merupakan jumlah terbanyak sejak Zinedine Zidane duduk di posisi manajer.
Tak hanya itu, Madrid juga kalah dalam penguasaan bola (41:59), jumlah operan (359:574), juga jumlah serangan (27:81).
Madrid bakal menghadapi Eibar di lanjutan Liga Spanyol akhir pekan ini. Eibar sendiri tak bisa diremehkan begitu saja karena mereka mampu duduk di posisi delapan klasemen dan hanya tertinggal empat poin dari Madrid. (ptr)