Tak pernah satu kalimat sederhana menjadi demikian sukar untuk dilaksanakan. Setidaknya itu yang dirasakan ratusan peserta Tough Mudders Bali, ajang ketahanan yang digelar di Jimbaran Hijau, Sabtu (1/10).
Garis finis sebenarnya hanya berjarak 300 meter dari start, tapi sebelum melewatinya mereka harus melalui jalur memutar sepanjang 13 kilometer berisikan 18 rintangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka (non-mudders) tidak akan pernah mengerti soal hal ini," kata penyemangat yang memotivasi peserta di garis start. "Mereka mudah menyerah. Tapi kami tidak."
Ajang ini digelar untuk kali pertama di Asia dengan Seroja Indi Mandiro sebagai penyelenggara. Di garis start, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok yang berisikan setidaknya 40 orang, tapi pada akhirnya hanya sedikit yang melintasi garis finis dengan berkelompok dalam jumlah besar.
Menjadi seorang Mudders sendiri bukan hal gampang, sehingga mereka yang mengikuti ajang ini rata-rata berasal dari komunitas yang memang akrab dengan aktivitas melatih kebugaran. Dalam pantauan CNNIndonesia.com, terdapat komunitas Indonesia Spartans, Bengkel Crossfit, Jimbaran Bootcamp, Jakarta Wine Triathlon, Jakarta Juices, hingga TMD Sports dari Singapura yang mengirimkan lebih dari 30 wakil.
Nathan Basset, pemilik lisensi Tough Mudder yang bermitra dengan Seroja Indi Mandiro, mengatakan bahwa lebih dari 1300 peserta mendaftar ajang yang digelar mulai pukul tujuh pagi hingga satu siang tersebut.
"Saya sangat puas dengan ajang ini. Saya melihat banyak wajah-wajah gembira," katanya.